08-10-2011 14:00
Bola.net - Presiden Barcelona, Sandro Rosellmerasa gusar dengan hukuman yang dijatuhkan pada klubnya menyusul insiden pada perhelatan Piala Super Eropa di Monaco bulan lalu.
Jawara Eropa itu didenda sebesar 110.000 euro oleh UEFA karena berbagai pelanggaran pada partai kontra Porto yang mereka menangi dengan skor 2-0 tersebut.
Blaugrana mengungkapkan jika hukuman tersebut dijatuhkan karena mereka terlambat dua menit memasuki pertandingan babak kedua, dan juga karena aksi suporter mereka yang menyalakan 10 kembang api di Stade Louis II.
Rosell mengklaim hukuman yang dijatuhkan pada mereka tersebut sebagai tindakan yang 'tak adil' dan 'berlebihan'
"Kami akan tunduk pada aturan, namun saya pikir salah satu sanksi itu tak adil dan sanksi yang lain berlebihan," tuturnya pada Onda Cero Catalunya.
"Terkait dengan masalah saat kami keluar usai jeda turun minum, itu berlebihan karena di ruang ganti banyak hal terjadi dalam waktu itu, pemain pergi ke kamar kecil di menit terakhir. Itu memang aturan, namun saya pikir itu berlebihan."
"Namun sanksi untuk kembang api itu lebih buruk lagi karena itu tak adil," lanjutnya.
"Barcelona tak bisa bertanggung jawab atas siapa yang membawa kembang api ke dalam stadion karena Barcelona tak mengendalikan siap yang masuk dan siapa yang tak masuk ke stadion. Dan bagaimana jika bukan fans Barca yang membawa kembang api itu?"
Kubu Barcelona masih memiliki waktu tiga hari untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut.
Jawara Eropa itu didenda sebesar 110.000 euro oleh UEFA karena berbagai pelanggaran pada partai kontra Porto yang mereka menangi dengan skor 2-0 tersebut.
Blaugrana mengungkapkan jika hukuman tersebut dijatuhkan karena mereka terlambat dua menit memasuki pertandingan babak kedua, dan juga karena aksi suporter mereka yang menyalakan 10 kembang api di Stade Louis II.
Rosell mengklaim hukuman yang dijatuhkan pada mereka tersebut sebagai tindakan yang 'tak adil' dan 'berlebihan'
"Kami akan tunduk pada aturan, namun saya pikir salah satu sanksi itu tak adil dan sanksi yang lain berlebihan," tuturnya pada Onda Cero Catalunya.
"Terkait dengan masalah saat kami keluar usai jeda turun minum, itu berlebihan karena di ruang ganti banyak hal terjadi dalam waktu itu, pemain pergi ke kamar kecil di menit terakhir. Itu memang aturan, namun saya pikir itu berlebihan."
"Namun sanksi untuk kembang api itu lebih buruk lagi karena itu tak adil," lanjutnya.
"Barcelona tak bisa bertanggung jawab atas siapa yang membawa kembang api ke dalam stadion karena Barcelona tak mengendalikan siap yang masuk dan siapa yang tak masuk ke stadion. Dan bagaimana jika bukan fans Barca yang membawa kembang api itu?"
Kubu Barcelona masih memiliki waktu tiga hari untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar