07-10-2011 19:33
Devilz Blog's - Perubahan yang dilakukan Wim Rijsbergen dalam skema maupun komposisi pemain berbuah manis. Berkat improvisasi Pelatih asal Belanda itu, Timnas Indonesia berhasil memutus rekor selalu kalah dari Arab Saudi. Dalam laga persahabatan yang dihelat di Stadion Shah Alam, Malaysia, Jumat (07/10), Garuda Merah Putih sanggup menahan Arab Saudi tanpa gol.
Pada laga yang dihelat tanpa penonton tersebut, Saudi Arabia yang mengandalkan ketajaman Yasser Al-Qahtani langsung menggebrak sejak
peluit awal pertandingan ditiup wasit. Menit ke-3, peluang emas didapatkan tim berjuluk "The Green Falcons" ini. Namun, usaha Qahtani
masih bisa digagalkan I Made Wirawan, yang kali ini dipercaya mengawal gawang Garuda Merah Putih.
Menit 7, Wirawan kembali sukses menggagalkan peluang yang dimiliki Saudi Arabia. Penjaga gawang asal Persiba Balikpapan ini berhasil
mengamankan bola hasil tendangan keras seorang penggawa Saudi Arabia dari luar kotak penalti.
Semenit kemudian, Wirawan kembali membuktikan bahwa dirinya layak mengemban kepercayaan pelatih. Kali ini, dia sukses berjibaku dan
menggagalkan peluang Al-Qahtani.
Peluang terbaik Arab, dimiliki Al-Dosarri di menit 30. Sayang, tendangannya masih menyamping gawang Wiryawan, yang sudah mati
langkah.
Indonesia sendiri bukan nihil peluang. Menit 14, sebuah tendangan M. Ilham dari sayap kanan hanya tipis menyamping gawang Timnas Arab Saudi yang dikawal Waleed Abdullah.
Garuda Merah Putih kembali berpeluang membobol gawang Waleed di menit 41. Sayang tendangan voli Ahmad Bustomi masih tipis di samping kanan gawang Saudi Arabia. Gelandang yang akrab disapa Cimot ini kembali memiliki peluang, lago-lagi melalui tendangan voli, di menit 45. Sayang, kali ini tendangannya tipis melayang di atas gawang Saudi Arabia.
Di babak kedua, Arab Saudi langsung menggebrak pertahanan Timnas Indonesia yang dikomando Hamka Hamzah. Namun, Made Wirawan kembali membuktikan kecemerlangannya di bawah mistar gawang, dengan mematahkan pergerakan Al- Shahloub.
Menit 62, Wirawan lagi-lagi menunjukkan kepiawaiannya dengan menepis sundulan Al-Shamrani yang baru masuk di menit 62. Tiga menit kemudian, kiper berusia 30 tahun ini kembali harus berjibaku untuk menghalau serobotan Hazizi.
Menit 78, Indonesia, sejatinya, memiliki sebuah peluang emas. Irfan Bachdim sukses mencuri bola dari penguasaan pemain belakang Arab dan mengecoh kiper Waleed. Sayang tendangan pemain berdarah Belanda ke sudut kiri bawah gawang masih bisa dihalau pemain belakang Arab dengan susah payah.
Semenit kemudian, giliran Arab Saudi yang memiliki peluang emas. Sebuah tendangan keras Al-Shamrani membentur mistar gawang Made
Wirawan. Menit 82, Wirawan kembali menjadi pahlawan bagi Garuda Merah Putih. Dia sukses mematahkan tendangan keras yang dilepaskan oleh Al-Jassam dari jarak dekat.
Menjelang menit-menit akhir laga, Arab semakin meningkatkan tensi serangan. Namun, hingga peluit panjang ditiup wasit, kedudukan tetap
imbang tanpa gol.
Pada laga yang dihelat tanpa penonton tersebut, Saudi Arabia yang mengandalkan ketajaman Yasser Al-Qahtani langsung menggebrak sejak
peluit awal pertandingan ditiup wasit. Menit ke-3, peluang emas didapatkan tim berjuluk "The Green Falcons" ini. Namun, usaha Qahtani
masih bisa digagalkan I Made Wirawan, yang kali ini dipercaya mengawal gawang Garuda Merah Putih.
Menit 7, Wirawan kembali sukses menggagalkan peluang yang dimiliki Saudi Arabia. Penjaga gawang asal Persiba Balikpapan ini berhasil
mengamankan bola hasil tendangan keras seorang penggawa Saudi Arabia dari luar kotak penalti.
Semenit kemudian, Wirawan kembali membuktikan bahwa dirinya layak mengemban kepercayaan pelatih. Kali ini, dia sukses berjibaku dan
menggagalkan peluang Al-Qahtani.
Peluang terbaik Arab, dimiliki Al-Dosarri di menit 30. Sayang, tendangannya masih menyamping gawang Wiryawan, yang sudah mati
langkah.
Indonesia sendiri bukan nihil peluang. Menit 14, sebuah tendangan M. Ilham dari sayap kanan hanya tipis menyamping gawang Timnas Arab Saudi yang dikawal Waleed Abdullah.
Garuda Merah Putih kembali berpeluang membobol gawang Waleed di menit 41. Sayang tendangan voli Ahmad Bustomi masih tipis di samping kanan gawang Saudi Arabia. Gelandang yang akrab disapa Cimot ini kembali memiliki peluang, lago-lagi melalui tendangan voli, di menit 45. Sayang, kali ini tendangannya tipis melayang di atas gawang Saudi Arabia.
Di babak kedua, Arab Saudi langsung menggebrak pertahanan Timnas Indonesia yang dikomando Hamka Hamzah. Namun, Made Wirawan kembali membuktikan kecemerlangannya di bawah mistar gawang, dengan mematahkan pergerakan Al- Shahloub.
Menit 62, Wirawan lagi-lagi menunjukkan kepiawaiannya dengan menepis sundulan Al-Shamrani yang baru masuk di menit 62. Tiga menit kemudian, kiper berusia 30 tahun ini kembali harus berjibaku untuk menghalau serobotan Hazizi.
Menit 78, Indonesia, sejatinya, memiliki sebuah peluang emas. Irfan Bachdim sukses mencuri bola dari penguasaan pemain belakang Arab dan mengecoh kiper Waleed. Sayang tendangan pemain berdarah Belanda ke sudut kiri bawah gawang masih bisa dihalau pemain belakang Arab dengan susah payah.
Semenit kemudian, giliran Arab Saudi yang memiliki peluang emas. Sebuah tendangan keras Al-Shamrani membentur mistar gawang Made
Wirawan. Menit 82, Wirawan kembali menjadi pahlawan bagi Garuda Merah Putih. Dia sukses mematahkan tendangan keras yang dilepaskan oleh Al-Jassam dari jarak dekat.
Menjelang menit-menit akhir laga, Arab semakin meningkatkan tensi serangan. Namun, hingga peluit panjang ditiup wasit, kedudukan tetap
imbang tanpa gol.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar